Pengelolaan Arsip Belum Profesional

pengelolaaan arsip belum profesional

Arsip sebagai salah satu produk kantor atau pekerjaan tata usaha oleh instansi pemerintah atau swasta ternyata masih belum dikelola secara profesional. Masalah arsip sering tidak diperhatikan bahkan cenderung terlupakan.

“Banyak pengelola arsip yang masih menilai kegiatan kearsipan tidak strategis. Padahal sesungguhnya sangat penting dan bernilai strategis,” ungkap Bupati Purbalingga dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekda Imam Subiyakto SSos MSi saat membuka Bintek Pengelolaan Arsip Dinamis di Operation Room Graha Adiguna, Selasa (2/7).

Bintek yang diselenggarakan tiga hari (2-4/7), diikuti para pejabat tata usaha UPT Dinas Pendidikan dan UPT Puskesmas se Kabupaten Purbalingga.

Sekda sempat merasa prihatin saat mendengar kasus murid sekolah yang kehilangan ijasahnya. Saat mengurus ijasah pengganti ke sekolah, ternyata di sekolah itu tidak ada arsip apapun. “Hal ini menjadi salah satu contoh kasus, kurang diperhatikannya permasalahan kearsipan. Tanpa arsip berarti tanpa memori, tanpa identitas dan tanpa kepastian hukum,” jelasnya.

Sekda Imam Subiyakto menilai tepat, diadakannya Bintek Pengelolaan Arsip oleh Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Purbalingga. Harapanya, melalui bintek ini, kualitas sumber daya manusia pengelola arsip bisa meningkat dalam rangka meningkatkan tertib administrasi di SKPD masing-masing.

Sementara, Kepala KPAD Drs Purwanto MSi mengaku terus melakukan pembinaan kearsipan kepada seluruh pengelola arsip di seluruh SKPD. Menurut Purwanto, dalam kurun tahun 2013, pihaknya telah malaksanakan berbagai pembinaan kearsipan, diantaranya melalui workshop arsip, bintek pengelolaan arsip, lomba arsip desa, dan mensuport desa percontohan arsip.

“Tahun ini kami membangun Depo arsip di komplek KPAD. Termasuk untuk gedung perpustakaan yang lebih representatif. Rencana, pada 2014 perpustakaan di Museum Sugarda Purbakawaca akan dipindah kelokasi baru,” jelasnya.

Dikatakan Purwanto, bintek kali ini bekerjasama dengan Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah. Tujuannya, untuk meningkatkan wawasan dan kualitas SDM bidang kearsipan. Sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kemudahan layanan kearsipan.

Selama bintek, para peserta akan menerima pembekalan tata kelola arsip, tata naskah, pengelolaan arsip media baru, praktek pengurusan surat, layanan kearsipan dan diskusi.

Di bagian akhir, para peserta akan diajak melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Desa Kaligondang. Desa ini menjadi juara pertama lomba tertib administrasi desa 2013. (Humas/Hr)

You may also like...

3 Responses

  1. Luz says:

    Membaca ketiga kalynia artikel saudara terutama pada paragrap ke 3 ( sudah mentog ), yang kemudian dijabarkan lebih dalam pada bagian berjudul kegiatan arsiparis , saya mempunyai kesimpulan PNS yang sudah mulai (saya tekankan MULAI) tidak produktif secara jenjang pang/gol dapat dikatrol menjadi produktif secara jenjang pang/gol dengan pindah bagian arsip, jika begitu maklum saja jika banyak orang yang underestimate terhadap bidang arsip atau yang lebih umum lagi adalah arsip adalah tempat buangan VIP bagi PNS stuktural? Mari Sharing mudah-mudahan saya dapat ilmu baru dan pencerahan yang baru

  2. makasih banyak infonya

  3. mantab banget dah jangan lupa visit balik ya kesini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *